Analisis Komparasi Usaha Pengolahan Sari Apel di CV Bromo Semeru dan CV Nusa Agro Industri Kota Batu (PRT-97)

Bookmark and Share
BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Indonesia sebagai negara agraris mempunyai tanggung jawab besar untuk mempromosikan sektor pertanian sebagai sektor utama dalam menunjang perekonomian negara. Untuk memenuhi hal itu perlu memajukan sektor pertanian yang selama ini terhambat oleh laju pertumbuhan usaha, oleh karena itu untuk menengahi kedua masalah tersebut perlu menumbuhkan usaha yang merupakan pemadu dan penunjang kemajuan sektor tersebut.
Tantangan dan peluang serta kondisi sumber daya pertanian yang merupakan kekayaan sumber daya potensial dalam era pembangunan nasional, serta menempatkan pembangunan pertanian pada posisi sebagai arah pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, perlu melakukan penyesuaian melalui pendekatan agribisnis untuk meraih tingkat penerimaan melalui
kemampuannya untuk bersaing guna mencapai kesejahteraan yang adil dan merata.

Menurut M Tohar. 2000, usaha didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi masyarakat dan memenuhi kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan serta kepemilikan sebagaimana diatur dalam undang-undang. Usaha pengolahan sari apel merupakan kegiatan ekonomi masyarakat yang menghasilkan produk sari apel, sehingga masyarakat memperoleh hasil penjualan dari sari apel tersebut.


Apel (Malus syvestriss Mill) merupakan tanaman hortikultura yang telah lama diusahakan secara intensif di Indonesia. Tanaman apel juga merupakan tanaman introduksi (bukan tanaman asli Indonesia) yaitu berasal dari Eropa yang beriklim subtropis. Di Indonesia merupakan tanaman yang dibudidayakan di daerah tertentu saja, misalnya: di Kabupaten Malang (Batu, Tumpang, dan Poncokusumo) dan di Kabupaten Pasuruan (Nongkojajar). Menurut Kusumo. 1974, penanaman apel secara intensif dimulai di Batu, Malang dan oleh para petani pada tahun 1960 yang selanjutnya diikuti oleh daerah-daerah lainnya. Namun demikian sampai saat ini daerah yang melakukan penanaman apel masih terbatas di beberapa tempat saja.
Apel merupakan komoditas utama paling terkenal di kota Batu. Boleh dikatakan sebagai buah khas Batu yang memiliki ciri khas dan dapat membawa nama kota Batu sebagai “Kota Apel”. Hal ini disebabkan apel dapat dibudidayakan dan berhasil dikembangkan di daerah Batu dan sekitarnya.
Apel yang rasanya manis, agak asam, dan renyah ini digemari dan disukai konsumen diberbagai kalangan, sehingga permintaan apel ini semakin meningkat baik dari Malang sendiri, Surabaya, dan semua wilayah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta bahkan tersebar diberbagai propinsi di Indonesia. Ini membuktikan bahwa prospek pemasaran apel cukup baik.
Usaha pengolahan yang berbahan baku apel, misalnya: kripik apel, jenang apel, dan sari apel. Dengan adanya minuman sari apel ini dapat meningkatkan pendapatan, memberikan lapangan kerja serta dapat membuktikan bahwa kualitas masyarakat semakin maju dan berkembang. Pengolahan minuman sari apel di kota Batu ini dapat juga meningkatkan nilai jual apel yang berkualitas rendah menjadi nilai jual yang lebih baik. Buah apel yang tidak layak jual, sekarang ini dapat dimanfaatkan dengan diambil airnya dan diolah menjadi minuman sari apel segar.
Usaha pengolahan sari apel ini mempunyai keunggulan, yaitu memiliki aroma yang khas dibanding dengan sari buah yang lainnya. Pengolahan sari apel ini masuk dalam usaha yang perlu penganganan khusus serta biaya-biaya. Perhitungan dalam usaha sari apel akan membantu dalam menentukan harga jual produksi dan besarnya penerimaan atau keuntungan. Namun pada umumnya pengolah dalam melakukan usahanya hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan keluarga (subsisten), belum berorientasi pada upaya untuk meningkatkan usaha guna memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Berdasarkan pernyataan diatas, maka perlu adanya penelitian tentang usaha pengolahan sari apel, yaitu dengan menganalisis berapa besarnya biaya, produksi, penerimaan, keuntungan, efisiensi, dan kelayakan dari masing-masing skala usaha serta bagaimana proses produksi pengolahan sari apel, dan faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dalam usaha pengolahan sari apel. Sari apel ini mempunyai manfaat sebagai penyegar dan menetralisir lemak pada wajah.


Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment