Analisis Investasi Dan Kelayakan Industri Kecil Kecap “CAP BAWANG”di Kabupaten Magetan (PRT-121)

Bookmark and Share
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Indonesia saat ini adalah negara yang dikategorikan sebagai negara yang berkembang. Semakin banyak teknologi canggih yang digunakan dan banyak industri yang didirikan, perubahan teknologi dan perkembangan dunia industri yang cukup pesat mengakibatkan persaingan  diberbagai  jenis  industri   yang  semakin  ketat.  Dengan  melihat  situasi persaingan  sekarang  ini,  terobosan  baru  dalam  dunia   usaha  memang  dirasa  perlu menyajikan apa yang diinginkan dalam kebutuhan konsumen.

Indonesia     sebagai     salah     satu    negara     berkembang     dalam melaksanakan pembangunan tidaklah lepas dari masalah yang sering dihadapi oleh negara yang sedang berkembang  lainnya. Masalah yang dihadapi negara sedang berkembang saat ini adalah masalah  bagaimana   meningkatkan  kesejahteraan  masyarakat  dengan  memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang tersedia.

Sumber daya alam yang ada di Indonesia sangat beraneka ragam seperti halnya kedelai, dimana kedelai ini mempunyai peluang yang sangat besar, yang digunakan untuk bahan utama pembuatan kecap, tahu, tempe, dan lain-lain. Sedangkan dalam sumber daya manusia, mereka mampu memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Indonesia, seperti halnya dalam pengolahan kecap.
 
Dalam pengelohan kecap ini dapat dikembangkan oleh industri, dimana industri kecap  ini tidak  saja ditujukan kepada industri yang  besar  saja, tetapi ditujukan pula kepada industri sedang dan industri kecil, sebab pada kenyataannya industri sedang, dan industri kecil adalah industri yang  masih sangat  diperlukan untuk dapat  memberikan kesempatan kerja dan sekaligus pemerataan pendapatan ditingkat masyarakat.

Industri kecil sangat penting, karena industri kecil dapat  memberikan manfaat sosial  yang berarti  bagi  perekonomian,  terutama  perekonomian  Indonesia.  Manfaat pertama  : Industri  kecil   dapat  menciptakan  peluang  berusaha  yang  luas  dengan pembiayaan yang relatif murah. Kedua :  Industri kecil turut mengambil peranan dalam peningkatan  dan mobilisasi  tabungan  domestik.  Ketiga  :  Industri  kecil  mempunyai kedudukan komplementer  terhadap  industri  besar  dan  sedang,  karena  industri  kecil menghasilkan produk yang relatif murah dan sederhana, yang biasanya tidak dihasilkan oleh industri besar dan sedang.

Industri kecil merupakan jalan keluar dari banyaknya tenaga kerja, sementara luasnya lapangan  pekerjaan  yang  terbatas.  Industri  kecil  dipedesaan  yang  berbasis pertanian mempunyai  peranan penting dalam meningkatakan perekonomian. Sebagian besar permasalahan yang dihadapi  industri-industri kecil yaitu rendahnya produktifitas dan kurangnya pengusaha teknologi, permodalan dan manajemen.

Industri  kecil  kecap  yang  berada  di  Kabupaten  Magetan  pada  khususnya mempunyai peranan yang tidak kalah penting dengan industri-industri lainnya. Yang mana  dengan  pengembangan  selanjutnya  bisa  memberikan  tambahan  income  dan pendapatan khususnya di Kabupaten Magetan. Jika usaha ini dikembangkan dengan baik pasti akan menguntungkan, karena  konsumen kecap di Kabupaten Magetan sangat luas mencakup strata sosial. Kecap CAP BAWANG ini tidak hanya dikonsumsi oleh kelas bawah dan menengah saja, tetapi juga kelas atas kecap CAP  BAWANG ini dikenal masyarakat karena disamping harganya yang murah juga banyak digemari masyarakat dankecap sendiri bisa memberikan nilai gizi yang penting.

Dalam industri kecil, perlu adanya penanganan mengenai biaya dan pendapatan, dimana biaya ini digunakan untuk mengetahui jumlah pengeluaran yang dilakakukan oleh industri kacil kecap, dan  sedangkan pendapatan digunakan untuk  mengetahui jumlah penerimaan yang diterima oleh industri kecil kecap.  Selain dari biaya dan pendapatan, studi kelayakan juga diperlukan oleh industri kecil, untuk digunakan sebagai tolak ukur oleh pengusaha industri kecil, apakah layak diteruskan atau tidak  diteruskan, sehingga apabila industri kecil tersebut  mengalami kerugian maka industri kecil tersebut  tidak layak diteruskan, dan sebaliknya apabila industri kecil tersebut mengalami keuntungan maka industri kecil tersebut layak diteruskan atau memproduksi secara terus-menerus.

Dengan  melihat  uraian  diatas,  maka  penulis  mengangkat  judul  ANALISIS INVESTASI  DAN  KELAYAKAN INDUSTRI  KECIL KECAP CAP  BAWANG di KABUPATEN MAGETAN.

Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment