SURI TAULADAN DALAM KELUARGA

Bookmark and Share
       
PUJIAN  YANG  MENDIDIK.......
                                                                  
UNTUK MENUNJUKAN PENGHARGAAN TERHADAP PRESTASI  ANAK.

     Kata orang pujian itu ibarat obat. Dapat bermanfaat menyembuhkan penyakit jika digunakan sesuai ukuran dan saat yang tepat , sebaliknya bisa membahayakan bila tidak digunakan dalam takaran dan waktu yang tepat. Ada takaran yang tepat untuk memuji dan juga ada saatnya kita harus memuji atau tidak memuji sama sekali  terhadap anak atau anak didik. Dalam buku " Between Parent and Child " ,Dr.Halim G . Ginatt memberikan patokan tentang hal itu . Yaitu bahwa pujian hanya menyangkut usaha anak untuk melakukan sesuatu , pujian hanya menyangkut hasil yang dicapai anak, bukan menyangkut watak dan kepribadian.
Contohnya , bagaimana perasaan Nani karena ibunya sering berkata " Kau memang anak paling cantik diantara teman - temanmu " . Bisa jadi Nani akan tumbuh rasa sombongnya dalam diri Nani karena pujian yang terus - menerus dari ibunya.Ia merasa lebih unggul dibandingkan teman - temannya . Memuji personalitas seperti itu menurut para ahli psiko tidak baik. Karena berakibat menanamkan superior dalam diri anak. Begitu pula dengan memuji anak didepan teman - temannya.Alangkah bijaksananya memuji karena hasil karya dari anak untuk memotivasi agar lebih baik lagi dalam berkarya atau berlatih. Anak sekarang tidak bisa dibohongi hanya melalui atau lewat kata-kata , gaya bahasa , ekpresi wajah dari orang tua. Anak cukup pandai dalam menilai seberapa besar kemampuan atau keadaan dirinya atau tentang hasil karyanya.     Contohnya , pujian yang mendidik adalah pada waktu anak mendapat nilai raport bagus dan dapat ranking 2 atau anak telah berhasil mengapung tanpa bantuan orang lain  karena berhari - hari latihan renang. Atau anak saat selesai membantu orang tua seperti mencuci piring , mencuci meja kursi jangan lupa memberi pujian setelah selesai.Dan pujian sangat perlu untuk perbuatan yang sudah benar seperti  berdo'a sebelum makan , memakai sepatu kaki kanan dulu , makan dengan cara sopan , sembahyang dengan cara benar dan tepat waktu. Tak usah pujian berlebihan cukup dengan kata " Nani memang anak pintar bisa bantu ibu mencuci piring . Yang penting tunjukkan bahwa anda memberi perhatian besar bila anak berbuat baik dan benar.

---------------------------------------------------------------------------------
  WASIAT  BAPAK  KEPADA  ANAKNYA :

       Suatu hari seoarang bapak yang sudah tua memanggil anaknya yang akan di beri wasiat  untuk bekal hidup :

“ Anakku aku akan memberimu wasiat kepadamu karena hanya ini yang aku punya:”
“Wahai anakku, ..... hidup yang satu kali ini bukan untuk gagah – gagahan tapi hidup ini merupakan ujian dari Tuhan dan tantangan melawan kemunkaran. Untuk itu anakku kuatkan iman , ilmu dan kebersihan jiwa dari genggamanmu. Manfaatkan setiap waktu untuk beribadah , seperti yang pernah kukatakan bahwa ilmu tanpa disertai amal adalah hampa dan amal tanpa ilmu adalah mubadzir. Ketahuilah  anakku....... banyak ilmu pengetahuan tidak akan menjauhkan dirimu dari kesenangan duniawi. Dan tidak akan membawamu kejalan ketaatan kepada Tuhan. Juga tidak akan menolongmu dari amukan api neraka............... apabila semua ilmumu tidak kau amalkan dengan benar.

“  Wahai anakku,.......... ada hal – hal yang harus kau camkan yaitu : 1. selalu istiqomah  kewajibanmu terhadap Tuhanmu dan senantiasa  menjaga akhlak karimah. 2.Tidak memaksakan kehendak , tapi memaksakan kehendak Tuhanmu kepada dirimu sendiri. 3. Bergaul dengan sesama dengan penuh kesabaran. 4.Tidak terlalu bergantung terhadap sesama makhluk. Maka anakku apabila kau melakukannya akan dapat hidup ke tingkat akhlak yang lebih tinggi dan mulia. Dan hal – hal yang perlu kau jauhi adalah : sombong , syirik , cinta dunia , cinta diri , suka pamer dan takabur. Setelah  mendengarkan lalu anak itu menyimpan wasiat  ke ingatan bawah sadarnya.

--------------------------------------------------------------------------------
PERMAINAN  YANG  MENDIDIK

     Orang  perlu memperhatikan permainan anak – anaknya , dan dengan siapa mereka bermain. Terlambat bertindak berakibat buruk bagi si anak. Dunia anak adalah dunia permainan. Prinsip anak kebanyakan belajar sambil bermain. Fungsi permainan menjadi teramat penting karena lewat sarana itulah anak – anak sambil belajar mengenal kehidupan dengan segala pernik – perniknya. Salah memberikan permainan kepada mereka bukanlah sebuah kesalahan yang sepele karena sangat mempengaruhi perkembangan jiwa anak.
         Kreasi tentang jenis permainan anak , tidak boleh berhenti  dari yang tradisional sampai yang modern , misalnya mulai bermain dakon pakai kerikil /mobil dari kulit jeruk sampai ke video game atau robot perang – perangan atau tamiya yang punya gengsi. Lantas mana yang yang cocok dan bisa mendidik anak ?  
        Jenis – jenis permainan elektronik sekarang ini sedang menjamur ada juga permainan yang menyusun ulang suatu gambar. Sekarang ini lagi membludak game online peminatnya dari anak sampai orang dewasa yang ada di warnet. Hampir disegala sudut kota bisa kita temukan bahkan merambah sampai desa yang terjangkau internet. Menurut pengakuan para pengusaha warnet justru permainan game inilah masyarakat gamer meyambut dengan antusias. Mulai pagi , siang  hingga larut malam anak – anak duduk didepan komputer sambil asyik memainkan keybord. Sepintas memang nampak menyenangkan , gegap gempita lebih semarak dan menarik. Membuat anak lebih betah bermain didalam ruang dan orang tuanya tidak perlu lagi mengawasi mereka. Tetapi benarkah jenis permainan serba tombol ini lebih baik dari pada permainan maksin , catur atau menyusun ulang gambar.
        Terlebih dahulu mesti kita pahami apa sebenarnya konsep bermain itu. Dr. Endang Warziki Ghazali mengatakan , konsep bermaina nak adalah memberi kebebasan mengembangkan   keingintahuan serta pada akhirnya meningkatkan kreativitas anak , bukan membatasinya. Selanjutnya menurut ahli psikiatri , selama pola permainan formal anak yang mengharuskan anak duduk dalam kamar berjam – jam , pola permainan ini membahayakan mental anak. Dengan permainan game anak cuma dilatih berkomunikasi dengan benda mati yang biasanya menuruti perintah si pemencet tombol. Maka tumbuhlah metal anak menjadi seorang yang terbiasa hanya menghargai egonya sendiri , tanpa mempedulikan yang lain. Pokoknya saya mau begini , ya begini prinsipmereka. Anak – anak menjadi asyik dengan dirinya sendiri dan semau gue. Hubungan sosial si anak dengan lingkungan menjadi kurang.
         Alat permainan edukasi yang sudah dikenal terbukti meningkatkan kecerdasan  anak dan tumbuh kembangnya anak secara optimal. Dalam permainan ini anak disuguhi berbagai bahan lalu anak mengupayakan sendiri sebuah bentuk , misal bangunan atau bentuk gambar susun ulang. Atau jenis permainan yang merupakan teamwork dengan dikerjakan secara berkelompok sehingga melatih sosialisasi secara langsung dengan lingkungan, misal permainan kelereng dan maksin. Jenis lain yang mengasah otak misalnya catur , halma , ular tangga dan kotak ajaib. Juga baik permainan olah raga yang bisa membentuk fisik anak.
         
----------------------------------------------------------------------------------------------

MENDONGENGLAH  YANG  BAIK – BAIK.

       Mendongeng merupakan kesempatan menanamkan nilai – nilai pada anak , tapi bukan asal –asalan mendongeng. Ketika sebuah angket disebarkan pada para orang tua di Inggris , ternyata mereka menyebutkan bahwa saat – saat yang paling berkesan di waktu kecil mereka adalah ketika ibu bapaknya mendongeng untuk mereka. Rasanya tidak terlalu sukar dimengerti  kenapa dan mengapa anak–anak menyukai dongeng.Melalui berbagai macam cerita anak akan terbang kedunia luar yang jauh..
             “Konon di jaman dahulu kala..........” angan anak sudah meloncat kesegala dunia yang serba kuno dan primitif. Imajinasi anak-anak akan berkembang dengan bebas , alam pikirannya pun leluasa untuk menciptakan segala sesuatu yang baru. Dengan mendongeng , ibu bapak bisa memberikan setumpuk pengetahuan – pengetahuan baru tanpa ada kesan menggurui. Berbagai macam informasi dengan mudah bisa dimasukkan , terutama ajaran baik dan buruk.
            Dalam acara mendengarkan dongeng ini terkandung unsur rekreasi , sehingga anak selalu menyukainya. Melalui  cara ini pula pendidikan moral dan akhlak dengan mudah dimasukkan. Menceritakan kisah – kisah pahlawan yang pemberani berjuang.
           Tanpa ada rasa terbebani kewajiban untuk menghafal , si anak menikmati alur cerita dengan senang , dan akan tersimpan dalam benak serta pesan itu tersimpan tanpa disadari si anak. Selain itu kisah – kisah itu turut andil membentuk jiwa anak. Pengembangan imajenasi keberanian pahlawan melawan penjajah atau dongeng si kancil licik yang selalu kalah akan membuat isi cerita lebih melekat dalam pikir anak. Seorang psikologi Harry Larayne , menyatakan dalam bukunya bahwa cara mendukung daya ingat anak adalah  mengaitkan apa yang harus di ingat pada cerita lucu , menarik dan menyenangkan.

              

{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment